Thursday, July 15, 2010

another two

Dan manusia pun sadar takkan ada yang abadi

Walau mentari sendiri tak terdampingi

Itu membuatnya tak tertandingi

Mentari yang terik membakar

Menebarkan gairah kehidupan sejati

Sejak timur hingga barat,

Mentari berlari menyinari alam-alam itu

Siang hari mentari berkuasa

Malam hari bersinar menerangi

Bulan dan bintang yang bercanda ceria

Di balik pandangan mata

Kuhargai itu semua

Sang Sunyi

another one

Aku bingung dengannya

Dia berajar seolah berlari

Dia guruku yang memberiku

Temanku turut dengannya

Temanku acuh padanya

Aku sendiri bingung harus bagaimana

Dia bicara seolah menghujam

Dia memuji seolah menyapa

Hati semua tak peduli adanya

Mencari arti dalam kelamnya mati

Cukup sudah aku berlari

Berlari mengejar dirinya yang pasti

Hanya untuk mencari secuil arti

Aku di sini untuk ke sana

Dan aku ke sana untuk diriku

Tak bisakah engkau buatku bangga

Karna kebanggaanitu untukmu juga

Jangan buat ku baur

Baur hancur bersama ripuh

Di sanalah aku berkata

Ketika siang menyelimuti terangnya

Gairah semu kehidupan berpaling

Di saat sang ibu pulang menjemput sinar

Gelap pun sirna bersinar

Birunya langit menghempas gelap

Menatap memayungi larian awan

Saat gundah menyapa sukma

Memberatkan hati dan matanya

Maafkan hari yang berlalu lari

Sesungguhnya diam sinarnya

Belangnya, hitamnya, dan putihnya

Dekap rindu rintihan waktuku

Mendengar caci hela nafas pemuda

Saat manusia terlelap dalam buaian

Saat lelah membuat ulah

Dan saat terang sinar menyala

Di sanalah aku berkata

Sang Sunyi

nyanyian malam

Langit tak lagi berbintang

Karena embun malam yang dingin dan tebal

Belum kulihat sinarnya

Saat ku tatap wajahnya yang berbinar

Saat awan mengendap pergi

Sinaran pun terlihat di kedua benda langit itu

Bulan yang indah dan bintang yang terang

Dihiasi birunya langit malam yang kelam

Ribuan serangga terbang menuju sinaran

Pasang terjadi saat terbentang

Semua itu takkan selamanya

Mentari ufuk menyinari sahutan ayam

Dan menghempaskan keindahan dan dinginnya malam

Mentari yang membuat sirna

Merupakan rangkaian keputusan Ilahi

Agar semua manusia dapat hidup dan berdoa

Sang Sunyi

Thursday, June 17, 2010

Never half-hearted by Tompi

Never half-hearted
I had you, I love you
Sincere soul
My hand's all just for you

I never intend to hurt you
Or leave yourself
A always regret if unintentionally
I made you cry


Having loved you my love
Nothing will ever make me regret
It was my death
My live is it always needs you

Saturday, June 12, 2010

kata-kata tengah malam.....

jika dipikir-pikir sudah cukup lama juga aku ga update blog ini, kebiasaan yan selalu aku lakukan adalah... buka blog....baca blog orang lain, terinspirasi, mulai menulis, tulisan ga selesai, jadi draft,,, dan past gw buka lagi...tulisan itu sudah ga relevan lagi dengan keadaan saat itu....huft....
mungkin aku memenag bukan writer,,,, tapi aku selalu mencoba belajar...setidaknya dengan begitu dapat menjadi ajang latihan mengungkapkan isi kepala melalui tulisan...

malam ini aku berada di kantor....
eits... bukan untuk lembur ternyata....nonton bola bareng di hari pertama Piala Dunia....
yang perlu kalian tahu... baru aja aku datang dari palembang...travel yang memakan waktu 6 sp 7 jam itu membuatku lalah sebenarnya... tapi...melihat anak2 lain semangat... jadi langsung deh melanjutkan kegiatan...
(tepar...tepar deh besok...)

oiya aku juga mau cerita, di palembang sempat juga mencoba hal2 baru, naik angkot yang di sana disebut taksi....yang pintunya ada banyak...yang membuat aku bingung saat ingin naik...yang mejadi perhatian penumpang lain karena seperti orang bego..bolak-balik membuka pintu angkot...hahhaa.....aja-aja adah....

dan barang-barang yang selama ini ingin aku beli...dan berusaha menitip orang lain untuk membelikannya...yang akhirnya tidak satu pun mereka belikan ...akhirnya aku membelinya sendiri...di kota itu....

plajaran hari ini :
- jangan mengandalakan orang lain, (terlebih pada orang yang tidak bisa diandalkan... :D...)
- cobalah hal baru, kalo berhasih anda beruntung,,,kalo gagal...berarti apes.... just leave your comfort zone...
- tetep semangat walau lelah....
- dan yang terakhir... hargai diri sendiri.... istirahat bila memang harus....

yup... that's it for this time....

Monday, May 17, 2010

Hujan Malam Ini

hujan turun dengan derasnya ketika waktu beranjak dari pekatnya malam. tepat saat hari berganti. rintik hujan yang berubah menjadi hujaman butir-butir air yang memekakan keheningan malam membuat yang terlelap semakin dalam menyelami mimpinya. saat aku sadar yang kurasakan telah begitu lama mata ini terbuka hari ini, kurasa sudah saatnya untuk memejamkannya. hujan pun terus berderai bagai tangisan sang putri yang terharu melihat cintanya pergi. menyelami hati yang puith dalam hitamnya kehidupan. saat ku beranjak untuk pergi, hujan pun mereda, berhenti tanpa meninggalkan bisik lirihnya membuat malam sunyi kembali. yang ada hanya basahnya bumi karena air yang menggenang. hujan hanya sebentar lalu berlalu pergi. membasahi bumi yang panas karena sinar terik sang mentari di siang hari. saat aku menunangkan semua itu dalam kata, saat itu pula kuakhiri kata untuk malam ini. selamat malam.